Laman

Senin, 06 Agustus 2012

Ibrahim Afellay: “Aku Anak Yatim, Ibuku Sumber Inspirasiku!”

BARCELONA - Bagi Afellay, bergabung dengan klub sebesar Barcelona, seperti mimpi yang jadi kenyataan. Tak heran ketika ia mendapat tawaran dari El Barca, ia langsung menangaapi positif dan menampik sejumlah tawaran dari klub Inggris seperti, Arsenal, Manchester United, Manchester City dan Chelsea.

Mantan pemain PSV Eindhoven ini dikaruniai talenta bermain bola hebat. Setelah tekun berlatih keras siang-malam mengasah teknik bermain bola, kesuksesan pun menghampirinya. Padahal dulunya gang sempit di dekat rumahnya menjadi arena penggemblengan dirinya.

Untuk menghemat ongkos, ia kerap pergi ke tempat latihan sepakbola di Eindhoven dari tempat tinggalnya di Ultrech menggunakan kereta api. Kadang pula ia menumpang pada truk terbuka. Sekarang, Afellay bisa mengangkat ekonomi keluarga melalui sepak bola. Kini, bolak-balik dari tempat latihan di Stadion Nou Camp ia menggunakan mobil mewah.


Meski sudah meroket reputasinya, mantan kapten PSV Einhoven itu tetap mengijakkan kaki dibumi. Pemain yang memperkuat Barcelona ini memang memiliki identitas Muslim yang cukup jelas, baik secara fisik maupun tingkah laku.

Dia memiliki wajah khas jazirah Arab dan berkepribadian santun. Mantan gelandang serang PSV Eindhoven ini dianggap sebagai salah satu pemain berbakat dalam persepakbolaan Belanda.

Agama tetap Nomor satu

Di luar lapangan hijau, gelandang timnas Belanda Ibrahim Afellay merupakan pesepakbola berbakat yang taat kepada agamanya. Saat masih bermain di Eredivisie Belanda, setiap bulan Ramadan tiba, ia tetap berpuasa.


Ia tidak mau mengambil keringanan dengan mengganti puasa di lain hari dengan alasan bakal kepayahan secara fisik. Bagi Afellay, ritual agama tidak boleh dikompromikan dan tetap harus diutamakan di atas segalanya.

Baginya, agama tetap nomor satu, bahkan melebihi sepak bola. Dengan berpegang teguh pada agama, ia berharap bisa mendapatkan hasil terbaik dalam kariernya. 

Secara menakjubkan, Afellay pernah dinobatkan sebagai seorang muslim teladan di Belanda, atau biasa disebut “Moslim Van Het Jaar”. “Itu memberikan saya sebuah perasaan positif,” ujar dia.

Tentang berpuasa saat kompetisi, Afellay bertutur, “Saya berpegang pada keyakinan saya secara taat. Tidak masalah betapa sulitnya ini, it gives me a good feeling.” ujarnya kepada PSV.netwerk.

“Ibuku adalah Sumber Inspirasiku”

Bagi Afellay segala prestasi yang diraihnya didedikasikan untuk ibunda yang sangat dicintainya. Tidak salah, kalau ia merasa bangga bisa berfoto bersama dengan sang ibu yang sejak kecil mendidiknya untuk menjadi pribadi yang tidak gampang menyerah. Ia menganggap orang yang telah melahirkannya itu sebagai sumber inspirasinya di dunia.

Ibunda Afellay, Habiba

Ia punya kisah menyedihkan terkait ibunya. Saat belum sepupoler sekarang, ibunya tak pernah punya waktu untuk menonton kehebatannya saat bertanding. Padahal, ketika itu, bakat Afellay sudah menjadi perbincangan di kotanya.

"Aku tahu ibu sangat ingin menonton permainanku. Tapi aku tahu pula ia tidak ada waktu karena harus bekerja membanting tulang, dan mengasuh saudaraku yang lain," kata dia.

Semua lantaran kehidupan gelandang Barcelona ini layaknya roda yang berputar. Ia pernah mengalami titik nadir kehidupan ketika sang ayah dipanggil Yang Maha Kuasa ketika usianya masih kecil. Sang ibu akhirnya harus mengurus keempat saudaranya yang juga masih kecil sekaligus menjadi tulang punggung keluarga.

“Saya dari keluarga miskin. Saya anak yatim, ayahku meninggal sejak aku kecil. Untunglah aku punya ibu luar biasa. Dia yang menghidupi saya dengan bekerja keras dan tetap mengasuh kami dengan penuh kasih sayang,” terangnya dilansir dari PSV.netwerk.

Ia selalu mengajak dan melibatkan ibunya, Habiba jika ingin mengambil keputusan penting. Termasuk memboyong Habiba dari Maroko itu ke Barcelona.

"Aku bermain sepakbola ini khusus untuk ibuku, demi kebahagiaannya," ujar Afellay mengakhiri.

Air Zam-Zam, Rahasia Keanehan dan Fakta Menakjubkan

Telaga zam-zam yang kita ketahui sekarang, ditemukan oleh Siti Hajar isteri kedua Nabi Ibrahim a.s dan ibu kepada anak Nabi Ibrahim yaitu Nabi Ismail. Siti Hajar dan anak kecilnya Nabi Ismail kehausan di kawasan gurun pasir.

 Lalu Siti Hajar berlari-lari 7 kali antara bukit Safa dan Marwa untuk mendapatkan air untuk anaknya. Dan Allah menghantar malaikat Jibrail untuk mengeluarkan air suci dari tengah-tengah padang pasir itu.

Lokasinya ialah tempat Nabi Ismail menghentak-hentak kaki dan menangis. Siti Hajar mengepung kawasan mata air itu dengan batu-batu dan memanggil zamzam yang bermaksud 'kepung air'. Ketika itu Mekah belum ada penduduk. Dan dari sinilah awal kemakmuran Mekkah.

Namun, Tak banyak yang tahu bagaimana caranya sumur zam-zam bisa mengeluarkan puluhan juta liter pada satu musim haji, tanpa pernah kering sekali pun. Seorang peneliti pernah diperintahkan raja Faisal menyelidiki sumur zam-zam untuk menjawab tuduhan kotor seorang doktor dari Mesir.


Berapa Juta Liter Air Zam-Zam?
Berapa banyak air zam-zam yang di “kuras” setiap musim haji? Mari kita hitung secara sederhana. Jamaah haji yang berdatangan dari seluruh penjuru dunia pada setiap musim haji dewasa ini berjumlah sekitar dua juta orang.

Semua jemaah diberi 5 liter air zam-zam ketika pulang nanti ke tanah airnya. Kalau 2 juta orang membawa pulang masing-masing 5 liter zam-zam ke negaranya, itu saja sudah 10 juta liter.

Disamping itu selama di Mekah, kalau saja jamaah rata-rata tinggal 25 hari, dan setiap orang menghabiskan 1 liter sehari, maka totalnya sudah 50 juta liter !! 

Keanehan Air Zam-Zam

Pada tahun 1971, seorang doktor dari negeri Mesir mengatakan kepada Press Eropa bahwa air Zamzam itu tidak sehat untuk diminum. Asumsinya didasarkan bahwa kota Mekah itu ada di bawah garis permukaan laut. Air Zamzam itu berasal dari air sisa buangan penduduk kota Mekah yang meresap, kemudian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur Zamzam. Masya Allah

Berita ini sampai ke telinga Raja Faisal yang kemudian memerintahkan Mentri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini, dan mengirimkan sampel air Zamzam ke Laboratorium-laboratorium di Eropah untuk ditest.

Tariq Hussain, insinyur kimia yang bekerja di Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, di Kota Jedah, mendapat tugas menyelidikinya.

Pada saat memulai tugasnya, Tariq belum punya gambaran, bagaimana sumur Zamzam bisa menyimpan air yang begitu banyak seperti tak ada batasnya.

Ketika sampai di dalam sumur, Tariq amat tercengang ketika menyaksikan bahwa ukuran “kolam” sumur itu hanya 18 x 14 feet saja (Kira-kira 5 x 4 meter). Tak terbayang, bagaimana caranya sumur sekecil ini bisa mengeluarkan jutaan galon air setiap musim hajinya. Dan itu berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu, sejak zaman Nabi Ibrahim AS.

Penelitian menunjukkan, mata air zamzam bisa memancarkan air sebanyak 11-18 liter air per detik. Dengan demikian, setiap menit akan dihasilkan 660 liter air. Itulah yang mencengangkan.

Tariq mulai mengukur kedalaman air sumur. Dia minta asistennya masuk ke dalam air. Ternyata air sumur itu hanya mencapai sedikit di atas bahu pembantunya yang tinggi tubuhnya 5 feet 8 inci. Lalu dia menyuruh asistennya untuk memeriksa, apakah mungkin ada cerukan atau saluran pipa di dalamnya. Setelah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, ternyata tak ditemukan apapun!.

Dia berpikir, mungkin saja air sumur ini disuppli dari luar melalui saluran pompa berkekuatan besar. Bila seperti itu kejadian nya, maka dia bisa melihat turun-naiknya permukaan air secara tiba-tiba. Tetapi dugaan inipun tak terbukti. Tak ditemukan gerakan air yang mencurigakan, juga tak ditemukan ada alat yang bisa mendatangkan air dalam jumlah besar.

Selanjutnya Dia minta asistennya masuk lagi ke dalam sumur. Lalu menyuruh berdiri, dan diam ditempat sambil mengamati sekelilingnya. Perhatikan dengan sangat cermat, dan laporkan apa yang terjadi, sekecil apapun.

Setelah melakukan proses ini dengan cermat, asistennya tiba-tiba mengacungkan kedua tangannya sambil berteriak: “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.

Lalu asistennya diminta berputar mengelilingi sumur ketika tiba saat pemompaan air (untuk dialirkan ke tempat pendistribusian air) berlangsung.

Dia merasakan bahwa air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya seperti sebelum periode pemompaan. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil, tak ada guncangan yang besar.

Mengandung zat Anti-Kuman

Hasil penelitian sampel air di Eropah dan Saudi Arabia menunjukkan bahwa Zamzam mengandung zat fluorida yang punya daya efektif membunuh kuman, layaknya seperti sudah mengandung obat. Lalu perbedaan air Zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium.

Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam. Itu mungkin sebabnya air zamzam membuat efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan.

Keistimewaan lain, komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun.

Menyembuhkan Penyakit

Nabi saw menjelaskan:
”Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”. 

Nabi saw menambahkan:
“Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail”. (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Rasulullah saw pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah. Air zamzam itu digunakan Rasulullah saw untuk memerciki orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya.

Dalam penelitian ilmiah yang dilakukan di laboratorium Eropa, terbukti bahwa zamzam memang lain. Kandungan airnya berbeda dengan sumur-sumur yang ada di sekitar Makah:
  1. Kadar Kalsium dan garam Magnesiumnya lebih tinggi dibanding sumur lainnya, berkhasiat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.
  2. Zamzam juga mengandung zat fluorida yang berkhasiat memusnahkan kuman-kuman yangterdapat dalam kandungan airnya.
  3. Yang juga menakjubkan adalah, tak ada sedikit pun lumut di sumur ini. Zamzam selalu bebasdari kontaminasi kuman.
  4. Anehnya lagi, pada saat semua sumur air di sekitar Mekah dalam keadaan kering, sumur zamzamtetap berair. Dan zamzam memang tak pernah kering sepanjang zaman.

Beberapa ulama fikih merekomendasikan agar jamaah haji membawa zamzam ketika pulang ke negaranya sebab zamzam itu bisa sebagai obat untuk suatu penyembuhan. Dan ini terbukti, banyak jamaah dari Indonesia maupun negara lain yang pernah merasakan keajaiban air zamzam.

Sumber: http://www.atjehcyber.net/2012/07/air-zam-zam-rahasia-keanehan-dan-fakta.html

Kamis, 12 Januari 2012

Adobe InDesign CS3 ME (Middle Eastern) to write Arabic

Actually there are various ways in the design of writing the Arabic alphabet, one of them by using Adobe InDesign CS3 ME. Writing the Arabic alphabet can also use the CorelDraw program with specific settings.

In this article I will try to share a little experience of using InDesign to write the Arabic alphabet. Previously we prepared a computer device with a recommendation:

1. Minimum Pentium 4
2. 1 gb of RAM memory
3. 5G disk space

at least three of the above components that can support the use of Adobe Indesign CS3 ME smoothly and well.

The first step we are setting us on a regional language keyboard options. On our keyboard settings to install arabic option.
Once completed we begin to open pages in InDesign CS3 ME. Home page in Indesign CS3 ME as follows:



 opening page

A blank page
 
After that, we try sebagaicontoh write one sentence in al-Quran or in connection with the Arabic alphabet. Now we can make Arabic writing easily and quickly.

Rabu, 11 Januari 2012

About Adobe InDesign


Adobe InDesign is a design application program used to create books, magazines, or newspapers.
in the world of publishing and printing of this program is already very familiar, because the program is easy to administer and does not take up much space on the computer.
Gained a lot of convenience in the use of Adobe InDesign, one toolbar can be restored undo repeatedly unlike the previous program Adobe Pagemaker.

 
Adobe InDesign can be applied in a variety of interests. Such as creating templates, or templates books magazines as well as the use of Corel.
Adobe InDesign is starting to be taught in schools that have a graphic design majors. Although just a basic introduction, but it can see how far students' interest in majoring in graphic design.

Adobe InDesign is actually not the only graphic design program. There are many other programs that can support graphic design. For example CorelDraw, Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, and others.
Graphic design using Adobe InDesign only in the publishing, and printing. For making the magazine more easily using CorelDraw, as well as making the cover more easily by using adobe photoshop.

If you want to try to make a work of book-shaped, or so try using the program Adobe InDesign CS2. Currently Adobe InDesign CS InDesign already reached level 5. There is also a dedicated InDesign write the Arabic alphabet, available in InDesign CS3 ME (Middle Eastern).


Now it's up to you want to try Adobe InDesign is which version? on your choice ...